← Kembali ke Katalog
Katalog/Anak & Remaja/Cerita Bergambar/SI ANAK DOMBA DAN LAYANG-LAYANG HIJAU Mengejar Mimpi Hingga ke Langit

SI ANAK DOMBA DAN LAYANG-LAYANG HIJAU Mengejar Mimpi Hingga ke Langit

Kategori: Cerita Bergambar | Dilihat: 3 Kali

Harga Saat Ini

Rp 5.000 Rp 10.000

Detail Produk

Kode Produk:PRD-720E61A8
Bahasa:Indonesia
Format:PDF
Penulis:Andi Kusuma Pratama
Penerjemah:Salsabila Azzahra
Halaman:29 Halaman
Tahun Terbit:2026
Penerbit:Duta Ilmu Kids
Peringkat:4.9

Share:

Deskripsi

Di sebuah padang rumput yang hijau dan subur bernama Lembah Harapan, hiduplah seekor anak domba bernama Miko. Miko adalah domba yang sangat istimewa karena ia memiliki rasa ingin tahu yang sangat besar dibandingkan teman-temannya. Suatu pagi yang cerah, saat matahari baru saja mengintip dari balik bukit, Miko menemukan sesuatu yang berkilau di dekat pagar pembatas. Itu adalah sebuah layang-layang besar berwarna hijau zamrud dengan ekor panjang yang terbuat dari pita emas. Layang-layang itu tampak begitu megah, seolah-olah baru saja jatuh dari istana di langit.

Sejak hari itu, Miko tidak bisa berhenti memikirkan cara agar ia bisa terbang bersama layang-layang itu. Ia ingin melihat seperti apa bentuk Lembah Harapan jika dilihat dari ketinggian. Namun, teman-temannya, seperti Toby si Sapi dan Lala si Bebek, hanya menertawakannya. Mereka berkata bahwa domba diciptakan untuk berjalan di bumi, bukan terbang di udara. Kata-kata mereka sempat membuat Miko sedih, tetapi hatinya yang kuat tetap percaya bahwa impian tidak memiliki batas fisik. Miko pun mulai berlatih. Ia mencoba berlari secepat kilat sambil memegang tali layang-layang di mulutnya, namun ia selalu terjatuh.

Tidak menyerah, Miko memutuskan untuk mencari saran dari yang paling bijaksana di lembah itu, yakni Kakek Burung Hantu yang tinggal di pohon ek tua. Kakek Burung Hantu memberitahunya bahwa untuk terbang, Miko tidak hanya butuh layang-layang, tetapi juga butuh angin yang kuat dan keberanian yang tulus. Sang kakek menyarankan Miko untuk pergi ke Bukit Berangin, tempat di mana angin bertiup paling kencang dan awan terasa sangat dekat. Perjalanan menuju Bukit Berangin tidaklah mudah. Miko harus melewati sungai kecil yang berbatu dan mendaki tanjakan yang curam. Di tengah jalan, ia bertemu dengan seekor burung biru kecil bernama Pippo yang sayapnya sempat terluka.

Miko membantu Pippo dan sebagai balasan, Pippo mengajari Miko cara merasakan arah angin. Persahabatan mereka memberikan kekuatan baru bagi Miko. Akhirnya, mereka sampai di puncak Bukit Berangin. Di sana, angin bertiup sangat kencang hingga membuat bulu-bulu wol Miko bergoyang hebat. Dengan bantuan Pippo yang memandu dari atas, Miko mengikatkan tali layang-layang hijau itu ke pelana kecil di punggungnya. Ia mulai berlari menuruni lereng bukit dengan kecepatan penuh. Tiba-tiba, keajaiban terjadi. Layang-layang itu mengembang sempurna dan mulai mengangkat tubuh mungil Miko dari tanah.

Untuk pertama kalinya dalam sejarah Lembah Harapan, seekor anak domba benar-benar terbang! Miko merasakan sensasi luar biasa saat melihat padang rumput dari atas. Ia melihat teman-temannya yang tampak kecil seperti semut, dan ia melihat betapa indahnya dunia di luar pagar yang selama ini mengurungnya. Miko tidak hanya terbang dengan layang-layang, ia terbang dengan impiannya. Pengalaman itu menyadarkannya bahwa meskipun ia seekor domba, ia bisa melakukan hal-hal hebat jika ia memiliki kemauan dan tidak pernah berhenti mencoba. Miko pulang sebagai pahlawan kecil yang membawa pesan bagi semua penghuni lembah: jangan pernah takut untuk bermimpi setinggi langit, karena langit bukanlah batas bagi mereka yang berani.

Buku ini diakhiri dengan Miko yang setiap sore duduk di atas bukit, memandangi matahari terbenam bersama layang-layang hijaunya, siap untuk petualangan berikutnya. Kisah ini mengajarkan anak-anak bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk mencapai kesuksesan, asalkan kita memiliki keteguhan hati dan sahabat yang mendukung. Melalui narasi yang lembut dan petualangan yang mendebarkan, pembaca akan diajak untuk mengeksplorasi potensi diri mereka sendiri secara maksimal.

#BukuAnak #CeritaInspirasi #MengejarMimpi #AnakDomba #DongengAnak #LiterasiAnak #DutaIlmuKids